"Kami akan memaksimalkan pengamanan mulai dari perayaan natal di perumahan ataupun perayaan bersama," kata Tito saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (7/12).
Karena itu Tito berharap masyarakat yang akan menggelar perayaan Natal diharapkan memberikan informasi pada polisi setempat agar bisa diberikan bantuan pengamanan.
Tito tidak ingin tragedi malam Natal di tahun 2000 terulang lagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi Katedral serta gereja-gereja lain akan diamankan mulai dari malam hari hingga misa keesokan harinya," ujar Tito.
Sementara untuk pengamanan malam pergantian tahun, Tito memerintahkan anak buahnya untuk melakukan operasi petasan. para penjual serta pembuatnya akan diproses hukum.
"Kami bekerja sama dengan Polda Jawa Barat agar industri rumahaan petasan bisa dikenakan proses penegakan hukum," katanya. (sur)