"Menjadi kesyukuran buat PDIP karena apa yang ditargetkan itu bisa terealisasi sesuai dengan perhitungan," ujar Sekretaris DPD PDIP Sulsel Rudi Pieter Gony di Makassar, Jumat.
Dia mengatakan, kegembiraan saat ini dirasakan oleh kader-kader PDIP karena berdasarkan proses hitungan cepat (quick count) yang dilakukan oleh enam lembaga survei itu berhasil menguggulkan para usungannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syamsuddin Hamid-Syahban Syabanna (Pangkep), Kaswadi Razak-Supriansa (Soppeng), Indah Putri-Tahar Rum (Luwu Utara), dan Kalatiku Paimbonang-Yusia Rinto Kadang (Toraja Utara).
Sementara usungan PDIP Sulsel lainyya yang sudah pasti kalah yakni Saiful Arief-Junaedy Faisal (Selayar) dan Andi Anwar Aksa-Adhan Arman (Barru).
Ketua Badan Saksi Pemenangan Nasional (BSPN) PDIP Sulsel Risfayanti Muin mengatakan, pihaknya sementara mengumpulkan data perhitungan suara atau C-1 di seluruh kabupaten di Gowa.
"Kita punya anggota BSPN yang bertugas mengumpulkan C-1 di seluruh TPS dan sekarang sudah hampir semua TPS yang di kabupaten masuk," ungkapnya.
Adapun metode pengumbulan data C-1, di mana PDIP menurunkan anggota BSPN di setiap TPS. Kemudian hasilnya dikirim melalui SMS ke Kantor DPD PDIP Sulsel, selain itu foto copy dokumen asli C-1 juga dipegang BSPN Sulsel.
"Data kami ini bisa dipertanggungjawabkan. Karena data kami lengkap dan ini bisa dijadikan real count," ungkapnya.
Meskipun mengakui telah menerima data form C1 itu, pihaknya masih belum mau membeberkan hasilnya sebab dikhawatirkan rawan terjadi konflik. (pit)