Penyidik pun memperpanjang penahanan anggota DPR Dewie Yasin Limpo dan sekretaris pribadinya, Rinelda Bandaso.
"Ini perpanjangan penahanan sampai 18 Januari 2016," kata Rinelda sembari bergegas masuk ke mobil tahanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Dewie keluar lebih lama dari Rinelda, yakni sekitar pukul 11.50 WIB. Perempuan yang mengenakan jilbab biru dengan rompi tahanan KPK berwarna oranye ini mengaku telah meneken surat perpanjangan penahanan.
Sejurus kemudian, Dewie langsung memasuki mobil tahanan yang membawanya ke Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Terkait duit suap yang diterima Dewie, Rinelda mengaku telah mendapat instruksi dari bosnya, yang saat itu menjadi Anggota Komisi VII DPR RI.
Rinelda mengaku Dewie meminta duit untuk memuluskan pembahasan proyek pembangkit listrik mikro hidro di Kabupaten Deiyai, Papua.
Dewie mengusulkan pembahasan pembangunan listrik saat rapat kerja antara DPR dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, 8 April 2015 lalu. (utd)