Status siaga I yang dikeluarkan pihak Polda Bali adalah untuk mengantisipasi aksi balas dendam yang dilakukan kelompok ormas yang anggotanya menjadi korban atau terlibat dalam kerusuhan di lapas.
“Keributan bermula dari dua kelompok yang ada di dalam lapas, mungkin ketersinggungan saja. Yang jelas satu meninggal di tempat, satu saat dilarikan ke rumah sakit dan dua pada kerusuhan kedua,” kata Kepala Bidang Humas Polda Bali Hery Wiyanto kepada CNN Indonesia, Jumat (18/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami lokalisir posko-posko ormas dan patroli. Personel kami tarik dari polsek dan polres, statusnya siaga satu,” ujar Hery.
Tiga Mobil pengendalian massa (Dalmas) dan Brimob dengan senjata lengkap dikerahkan ke lokasi. Pihak kepolisian pun melakukan razia di seluruh Bali, khususnya di kantung-kantung masa yang tergabung dalam ormas.
“Kami masih berjaga di seluruh titik rawan, termasuk kantung-kantung ormas di luar LP." (pit)