Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, longsor merupakan bencana yang paling mematikan dalam setahun terakhir. "Sebanyak 147 jiwa tewas akibat longsor," ujarnya di Jakarta, Jumat (18/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sutopo menuturkan, dari segi kebencanaan, sebanyak 55,7 persen rumah rusak akibat puting beliung.
Bencana lain yang berdampak buruk bagi masyarakat adalah gempa bumi dan kebakaran hutan. Sutopo menyebut, gempa bumi paling sering terjadi di wilayah Indonesia timur.
"Dengan tingkat kerentanan tinggi dan infrastruktur yang masih terbatas, dampak gempa di wilayah tersebut akan lebih besar dibandingkan dengan wilayah lainnya," ujarnya.
BNPB mengklasifikasikan gempa bumi yang terjadi di Sorong, Papua Barat; Halmahera Barat, Maluku Utara dan Alor, Nusa Tenggara Timur sebagai tiga gempa bumi yang paling menimbulkan dampak negatif.
Sedangkan untuk berdasarkan pemetaan wilayah, bencana alam paling kerap muncul di Jawa Tengah (363 kali), Jawa Timur (291), Jawa Barat (209) dan Sumatera Barat (93).
Di tingkat kabupaten dan kota, Bojonegoro (68 kali), Cilacap (53) dan Sukabumi (42) menjadi tiga daerah yang paling kerap tertimpa bencana alam.
(meg)