"Kami temukan senjata tajam dan empat pucuk senjata api," kata Kepala Polres Badung, Ajun Komisaris Besar Tonny Binsar yang ditemui di Lapas Kerobokan, seperti dilansir dari Antara, Sabtu (19/12).
Tidak hanya itu, polisi juga menemukan 200 gram sabu di salah satu blok di dalam lapas terbesar di Bali itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Empat orang itu, lanjut Tonny, diduga kuat berperan dalam kasus kepemilikan senjata api, sabu dan kasus penganiayaan yang mengakibatkan dua orang narapidana tewas.
Satu Pleton TNI Amankan Sidak Lapas
Sebanyak satu pleton personel TNI dari Komando Resort Militer 163/Wirasatya, Bali turut serta mengamankan razia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II-A Kerobokan hari ini.
"Pasukan TNI hanya mengamankan di luar Lapas saja, razia ke dalam dilakukan pihak Kepolisian," kata Komandan Korem 163/Wirasatya, Kolonel Infantri Nyoman Cantiasa di Lapas Kerobokan.
Bukan itu saja, ia mengatakan, TNI dan Polisi mesti saling bahu membahu mewujudkan keamanan dan ketentraman Bali.
"Kerja sama dan sinergitas mesti diutamakan apalagi Bali merupakan destinasi wisata dunia yang selalu mendapatkan sorotan semua pihak," paparnya.
Sementara itu, terkait permintaan pengamanan dari pihak Dirjen Pemasyarakan Kementerian Hukum dan HAM terkait pengamanan berkelanjutan di areal depan Lapas Kerobokan, Cantiasa belum memberikan jawaban pasti. "Hal itu masih ditindaklanjuti," katanya.
(antara)