“Ini kecelakaan pesawat T-50i yang pertama (di dunia) karena pesawatnya jenis baru,” kata Kepala Subdinas Penerangan Umum Dinas Penerangan TNI AU Kolonel Maylina di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (20/12).
T-50i Golden Eagle adalah hasil pengembangan industri penerbangan Korea Aerospace Industries (KAI) bersama perusahaan penerbangan AS Lockheed Martin. Pesawat ini sudah dikembangkan sejak 1990, namun baru mulai diproduksi massal oleh Korea Selatan pada tahun 2003.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Canggihnya Pesawat Tempur Golden Eagle T-50 |
"Ini pertama kali T-50i jatuh di Indonesia. Pesawatnya tidak ada masalah, tapi kecelakaan kan pasti ada penyebabnya," kata Gerry saat berbincang dengan CNNIndonesia.com.
"Ini kan baru dimulai investigasinya. Sayangnya tidak ada saksi yang di pesawat karena meninggal semua. Kita mesti menunggu dan melihat data yang ada, misal rekaman video dari penonton, kotak hitam, dan lainnya," kata Gerry.
TNI AU telah mengumumkan pembentukan tim investigasi yang dipimpin oleh Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya Hadiyan Sumintaatmadja. Proses penyelidikan akan melibatkan Korea Selatan selaku produsen T-50i.
Pesawat T-50i Golden Eagle milik TNI AU menjalani pengecekan mesin sesaat sebelum lepas landas dari Lanud Adisucipto Yogyakarta. Jet tempur ini kemudian jatuh. Dua pilotnya tewas. (Dok. Istimewa) |
Pesawat T-50i Golden Eagle milik TNI AU menjalani pengecekan mesin sesaat sebelum lepas landas dari Lanud Adisucipto Yogyakarta. Jet tempur ini kemudian jatuh. Dua pilotnya tewas. (Dok. Istimewa)