Soelistyo tak mau berandai-andai jika 74 penumpang yang masih hilang ini tak mengenakan jaket pelampung saat kapal yang ditumpangi mereka tenggelam.
"Kalau memang benar mereka memakai pelampung semua, diharapkan masih bisa bertahan," kata Soelistyo kepada CNN Indonesia, Selasa (22/12).
Soelistyo memimpin langsung operasi pencarian para korban di Bone, Sulawesi Selatan. Hari ini operasi pencarian terus dilakukan di empat sektor yang ditetapkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pencarian yang dilakukan sejak hari Minggu lalu, telah ditemukan 42 korban. Tiga diantaranya tewas dan 39 lainnya ditemukan selamat.
Mayoritas penumpang yang sudah dievakuasi, kata Soelistyo, ditemukan dalam kondisi terapung dengan mengenakan jaket penyelamat.
"Kami sudah imbau seluruh otoritas pantai di sekitar Bone untuk memberi informasi jika menemukan korban," katanya.
Lihat juga:Kapal Marina Tenggelam, 42 Orang Dievakuasi |
Pencarian akan dilakukan selama sepekan sejak hari Minggu lalu. Beruntung sejak kemarin cuaca dan gelombang cukup mendukung. Namun meski begitu, belum ada tanda-tanda ditemukannya penumpang yang lain.
"Pencarian di laut memang tidak mudah, apalagi kalau mereka (korban) terpisah," katanya.
Sejumlah benda yang diduga milik KM Marina Baru sudah ditemukan seperti jaket pelampung dan tabung.
KM Marina Baru berangkat dari Pelabuhan Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Sabtu (19/12) malam lalu. Kapal ini berangkat menuju Pelabuhan Bansalae, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Di tengah perjalanan di Teluk Bone, kapal hilang kontak. Pencarian segera dilakukan. Hasilnya ditemukan tiga penumpang tewas dan 39 lainnya selamat. Namun saat ini masih ada 74 penumpang lainnya yang belum ditemukan. (sur)