Menurut Soelistyo, pada hari ketiga, kondisi tubuh manusia di laut tanpa perbekalan, bisanya mulai menurun. Hari ini sudah masuk hari keempat sejak kapal tersebut tenggelam di Teluk Bone pada Sabtu pekan lalu.
"Kami berharap masih ada yang mampu bertahan. Saya tidak ingin mendahului Tuhan, hidup dan mati, Tuhan yang mengatur," kata Soelistyo di Kantor Basarnas, Jakarta, Rabu (23/12).
Soelistyo juga menduga, para penumpang yang kini belum ditemukan ada yang tidak mengenakan jaket pelampung. Pasalny ditemukan puluhan jaket pelampung oleh tim pencari maupun nelayan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim pencari yang dipimpin oleh Basarnas akan melakukan pencarian selama tujuh hari sejak hari Minggu lalu. Evaluasi akan dilakukan pada Sabtu (26/12) mendatang untuk diputuskan pencarian akan dilanjutkan atau dihentikan.
Saat ini, sembilan kapal laut, satu helikopter dan satu pesawat CN235 dikerahkan untuk mencari para penumpang.
KM Marina Baru berangkat dari Pelabuhan Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Sabtu (19/12) malam lalu. Kapal ini berangkat menuju Pelabuhan Bansalae, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Di tengah perjalanan di Teluk Bone, kapal hilang kontak. Pencarian segera dilakukan. Hasilnya ditemukan tiga penumpang tewas dan 39 lainnya selamat. Namun saat ini masih ada 74 penumpang lainnya yang belum ditemukan. (sur)