Setelah rancangan Peraturan Daerah ditandatangani oleh Gubernur DKI Jakarta dan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, sejumlah kejadian lucu sempat terjadi di ruang rapat paripurna DPRD DKI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dosis obatnya cukup," kata Ahok sembari tertawa. Sebagai catatan, Ahok memang menjadikan "obat" sebagai guyonan jika menghadapi masalah dengan orang-orang.
"Ini hadiah natal nih," kata Prasetyo saat menyerahkan tumpukan tersebut pada Ahok.
Ahok pun kembali tertawa saat Prasetyo memberikan troli tersebut. Dia menunjuk tumpukan tersebut dan mengatakan bahwa kertas-kertas tersebut adalah sertifikat.
Tak mau kalah dengan Prasetyo yang mendorong troli ke arahnya, Ahok mencoba untuk mendorong itu ke bagian pinggir ruang rapat paripurna. Saat itu dia mengatakan bahwa tumpukan tersebut sangatlah berat meski didorong sekalipun.
"Wah berat juga ya," kata Ahok.
Setelah itu kondisi di dalam ruang rapat kembali kondusif dan Ahok menyampaikan pidato sambutannya di depan anggota dewan.
Usai pengesahan diberikan, Raperda tersebut akan langsung diberikan pada Kementerian Dalam Negeri untuk dilakukan evaluasi dengan jangka waktu evaluasi maksimal 15 hari.
Namun begitu Ahok berharap dengan sudah lengkapnya APBD 2016 tersebut maka evaluasi bisa dilakukan dengan lebih cepat. "Saya rasa akan cepat ya," ujarnya.
(meg)