"Menjelang tahun baru, (KPK) tak hanya memiliki pimpinan baru tapi juga gedung baru, semoga momentum ini menjadi semangat baru, semangat yang tidak padam, semangat melawan korupsi," kata Jokowi.
Ia mengingatkan lembaga antirasuah memiliki tantangan berat untuk membersihkan Indonesia dari praktik rasuah dan cuci uang. Kompleksitas kasus korupsi di kalangan pejabat negara dan pengusaha juga menjadi tantangan tersendiri.
"Semua tangantan bisa dihadapi dengan sumber daya manusia serta sarana pendukungnya. Saya memahami, fasilitas baru ini belum cukup. Gedung dan fasilitas bukan hal terpenting, tapi gedung baru ini bisa menunjang kerja," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"KPK harus menjaga kepentingan dan pengaruh kepentingan politik. Sikap ini yang menjadi kekuatan dari KPK. Saya juga berharap sinergi antar lembaga penegak hukum, polisi yang kuat dan kejaksaan yang kuat," kata Jokowi.
Setelah peresmian gedung, Jokowi berkeliling dan memeriksa ruang pemeriksaan untuk saksi dan tersangka. Ditemani dengan pimpinan baru, Jokowi juga berkeliling ke ruangan lainnya.
"Ini memang ultah yang ke-12. Gedung KPK diresmikan hari ini sebetulnya belum berfungsi dengan lengkap," kata Agus.
Gedung ini mengusung konsep green, smart, dan secure. Pengelolaan air dan tenaga surya akan dimanfaatkan seefektif mungkin. Begitu juga dengan tingkat keamanan yang tinggi.
Gedung baru KPK ini dibangun di lahan seluas 8,663 meter persegi dengan luas bangunan 39.629 meter persegi dan terdiri dari 16 lantai. (sur)