Dedi malam tadi memang dijadwalkan hadir di TIM untuk menerima penghargaan dari Federasi Teater Indonesia. Namun tak lama setelah hadir, ia menghilang setelah bertemu petugas dari kepolisian.
Jumlah massa mencapai ratusan orang. Kapolres Jakarta Pusat Komisaris Besar Hendro Pandowo mengatakan, massa memeriksa setiap kendaraan yang masuk ke TIM.
Agar tidak terjadi tindakan anarkis, polisi menurut Hendro mengawal pemeriksaan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Massa menurutnya meminta agar Bupati Dedi tidak hadir dalam acara di TIM tersebut.
Sementara itu Penanggung Jawab Federasi Teater Indonesia Radhar Panca Dahana mengatakan, Dedi tidak bisa menerima penghargaan secara langsung karena masalah keamanan.
Meski tak hadir, penghargaan untuk Dedi tetap diserahkan meski secara imajiner. (sur)