“Untuk proses pembuatannya saya berikan ke pengrajin terompet di Wonogiri. Makanya saya tidak melihat bahan bakunya. Saya tahunya terompet sudah jadi,” ujar Al Ashfriana, pemilik CV Ashfri, kepada CNN Indonesia, Selasa (29/12).
Pengrajin terompet di Wonogiri itu, kata dia, bernama Joko dan Kasman. Pembuatan terompet dilakukan setelah CV Ashfri mendapat pesanan dari Alfamart. Minimarket dengan gerai di berbagai wilayah Indonesia itu memesan 14.400 terompet.
Selain itu, Polres Wonogiri juga menyita 2,3 ton kertas sampul Al-Quran bertuliskan Arab yang menjadi bahan baku terompet dari Toko Joko milik warga Bulukerto, Wonogiri.
Terompet berbahan sampul Al-Quran disita dari berbagai gerai Alfamart di Jawa Tengah. (CNN Indonesia/Damar Sinuko) |
Polda Jawa Tengah pun mengerahkan personel untuk mengusut kasus ini. “Kami gerak cepat untuk menuntaskan ini agar tak memicu keresahan di masyarakat,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Liliek Darmanto.
Penelusuran Kepolisian menyimpulkan terompet sampul Al-Quran sudah tersebar di beberapa daerah di Jawa Tengah seperti Kendal, Semarang, Blora, Solo, dan Wonogiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terompet berbahan sampul Al-Quran disita dari berbagai gerai Alfamart di Jawa Tengah. (CNN Indonesia/Damar Sinuko)