Diancam Bom, Polisi Cek CCTV Mal Teras Kota Serpong
Susetyo Dwi Prihadi | CNN Indonesia
Kamis, 31 Des 2015 22:40 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ayi Supardan mengatakan bahwa Tim Jihandak Gegana Polda Metro Jaya untuk melakukan strilisasi terkait adanya pesan berisi ancaman bom di salah satu toilet.
Seperti dikutip dari Detik.com, penyisiran ini dilakukan setelah petugas cleaning service bernama Abdul menemukan menemukan kertas tisu yang bertuliskan "Pesan ini saya sampaikan, bahwa tepat pada jam 00.00 WIB, Saya akan meledakan Mall Teras Kota sebagai tanda Jihad ALLAHUAKBAR - IKKEH" di tempat sampah.
Prosedur mal, sebelum dibuang ke TPS, sampah harus dipilah-pilah terlebih dahulu.
"Kemudian pas diperiksa ada kertas tersebut. Yang selanjutnya dilaporkan ke manajernya lalu manajernya lapor ke Polsek dan kita minta Gegana untuk datang," jelasnya.
Petugas Abdul sendiri menemukan kertas tersebut pada pukul 14.30 WIB.
Selain itu, pihak kepolisian juga langsung mengecek Circuit Closed Televisi (CCTV). Dari penelusuran rekaman tersebut, tampak seseorang pria mencurigakan masuk ke dalam mal tersebut.
"Kami sudah cek CCTV, terlihat ada pria masuk ke mal membawa tas, tapi pas pergi tasnya tidak terlihat dibawa," kata Ayi. Pria tersebut membawa sebuah tas warna hitam dengan pakaian yang serba hitam. Sampai saat ini, tas yang 'ditinggal' pria itu belum ditemukan.
"Tim Jihandak masih menyisir di lokasi untuk mencari tas tersebut," ungkapnya.
Belum diketahui, apakah pria tersebut yang meninggalkan pesan yang ditulis di secarik kertas di toilet mal tersebut.
(sip)
Seperti dikutip dari Detik.com, penyisiran ini dilakukan setelah petugas cleaning service bernama Abdul menemukan menemukan kertas tisu yang bertuliskan "Pesan ini saya sampaikan, bahwa tepat pada jam 00.00 WIB, Saya akan meledakan Mall Teras Kota sebagai tanda Jihad ALLAHUAKBAR - IKKEH" di tempat sampah.
Lihat juga:Ancaman Teror di Mal Teras Kota Serpong |
Prosedur mal, sebelum dibuang ke TPS, sampah harus dipilah-pilah terlebih dahulu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas Abdul sendiri menemukan kertas tersebut pada pukul 14.30 WIB.
"Kami sudah cek CCTV, terlihat ada pria masuk ke mal membawa tas, tapi pas pergi tasnya tidak terlihat dibawa," kata Ayi. Pria tersebut membawa sebuah tas warna hitam dengan pakaian yang serba hitam. Sampai saat ini, tas yang 'ditinggal' pria itu belum ditemukan.
"Tim Jihandak masih menyisir di lokasi untuk mencari tas tersebut," ungkapnya.
Belum diketahui, apakah pria tersebut yang meninggalkan pesan yang ditulis di secarik kertas di toilet mal tersebut.
(sip)