"Sudah disisir tidak ada (bom)," kata Badrodin saat meninjau pengamanan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis malam (31/12).
Badrodin mengatakan ancaman peledakan bom di Mal Teras Kota merupakan hal biasa. Bentuk ancaman pun bisa dilakukan setiap orang bahkan dengan pesan singkat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ditemukan pesan bertuliskan ancaman akan meledakkan mal tersebut," kata Iqbal dalam keterangannya kepada wartawan.
Iqbal menjelaskan ancaman diketahui saat pukul 14.00, seorang cleaning service bernama Abdul Mukti membersihkan toilet pria lantai 1,dan saat menemukan sebuah tulisan di sebuah tisu.
Lihat juga:Ancaman Teror di Mal Teras Kota Serpong |
"Pesan Ini Saya Sampaikan Tepat Pada Jam 00.00, Saya Akan Meledakkan Mal Teras Kota Sebagai Tanda Jihad Allahuakbar, IKKEH" tulis ancaman tersebut.
Setelah mendapatkan tulisan ancaman bom tersebut, Iqbal mengatakan pihak Teras Kota melaporkannya ke kepolisian.
Iqbal berkata Polda Metro Jaya, bersama Polres Tangerang Selatan dan Polsek Serpong melakukan pengecekan melalui CCTV dan menurunkan Tim K-9 Anjing pelacak melakukan pengecekan di pakiran mobil lantai bawah. (tyo/sip)