Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menurut Hartono juga sudah melayangkan protesnya. Pasalnya, bukan cuma PLN yang kerap membongkar trotoar, tapi juga perusahan air minum dan Telkom.
"Pak Gubernur komplain karena PLN semaunya, trotoar dan jalan sudah diaspal tapi malah digali lagi," kata Hartono, Senin (4/1) di Balai Kota.
Menurutnya, PLN selalu memiliki alasan soal penggalian itu. Salah satunya adalah penggalian tersebut sudah masuk proyek tahun jamak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hartono mengakui, kurangnya koordinasi antara Pemprov dan pemerintah pusat menjadi penyebab utama PLN selalu membongkar trotoar atau jalan tanpa izin. Maka dari itu Pemprov DKI akan berinisiatif meminta data perencanaan awal pada pihak PLN dan perusahaan lain agar Pemprov bisa mengikuti jadwal mereka.
Hal tersebut perlu dilakukan agar apa yang telah dilakukan Pemprov DKI untuk membenahi DKI Jakarta tidak percuma hanya karena tak ada koordinasi dengan pihak PLN dan perusahaan pemerintah lainnya.
"Mereka harus memberikan data perencanaan awal pada Pemda DKI sebagai bentuk sinkronisasi proyek dan agar nantinya kami bisa mengikuti perencanaan itu," kata Hartono. (sur)