Menurutnya dukungan yang dia terima dari komunitas Teman Ahok lebih banyak dibandingkan yang ditawarkan oleh PPP.
"Tanya saja Teman Ahok, mereka mengumpulkan (kartu tanda penduduk) mengalahkan PPP kok," kata Basuki saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (5/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tak masalah (tak didukung PPP. Lebih baik bicarakan hal lain karena itu masih jauh," ujarnya.
Bahkan, kata Lunggana, Musyawarah Kerja Wilayah DPD PPP DKI Jakarta, yang merupakan mekanisme pemilihan calon gubernur, belum menentukan siapa yang akan dicalonkan PPP dalam Pilgub DKI.
Lihat juga:Ahok: PPP Mau Dukung Haji Lulung Jadi DKI 1 |
"Kemarin Dimyati itu bercanda, tak ada omongan apa-apa. Itu juga bukan pernyataan sebagai sekjen melainkan pribadinya saja," kata Lulung saat ditemui di gedung DPRD DKI, Selasa (5/1).
Sebelumnya Dimyati mengatakan bahwa Ahok masuk dalam bursa partainya untuk dicalonkan pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2017. Ahok bahkan diwacanakan dipasangkan dengan tokoh PPP asal Jakarta Abraham Lunggana atau yang biasa disapa Haji Lulung.
"Ahok masuk pertimbangan. Saya sudah tawarkan ke Lulung," kata Dimyati di Kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Senin (4/1).
Padahal menurut Dimyati, wacana memasangkan keduanya dalam satu paket adalah ide bagus untuk menunjukan perbaikan. (pit/pit)