Direktur Utama PT AP II Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa salah satu edukasi yang akan diberikan adalah soal penyimpanan barang-barang berharga milik para penumpang.
"Jadi kami akan berikan edukasi bahwa yang namanya barang berharga itu harus dijaga dan jangan dimasukkan dalam bagasi," kata Budi saat menggelar jumpa pers di kantor Angkasa Pura II, Rabu (6/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun begitu, Budi menegaskan bahwa edukasi tersebut bukanlah tanda bahwa pihaknya tidak bisa memberikan jaminan keamanan terhadap barang-barang penumpang yang disimpan di bagasi pesawat. Menurutnya penumpang pun harus peduli dengan barang bawaannya sendiri.
Royke menjelaskan bahwa para pelaku bisa melakukan pembobolan bagasi dengan sangat mudah. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat atau penumpang sangat diperlukan.
"Mereka hanya dengan menggunakan pulpen saja bisa membobol, atau meraba tas-tas yang berbahan tipis," ujar Royke.