Awalnya, Jokowi memekikkan salam perjuangan bangsa, "Merdeka!" tiga kali ketika mengawali pidato sambutannya dalam acara itu. Ia lantas menyapa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang saya hormati, Ketua Umum PBNU (Said Aqil Siroj), Ketua Umum PP Muhammadiyah (Din Syamsuddin), dan seluruh pimpinan dan jajaran pengurus DPP, DPD, DPC, PAC PDIP dari Sabang sampai Merauke," katanya.
"Yang saya hormati, Bapak Try Sutrisno. Mohon maaf, hampir lupa, Pak," ujarnya yang lantas disambut tepuk tangan para kader PDIP.
Ia melanjutkan, "Yang saya hormati, kawan baik, Gubernur DKI Jakarta Bapak Basuki dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bapak Djarot. Lupa lagi, dimarahi saya."
Terakhir, Jokowi juga baru sadar belum menyapa wakilnya, Jusuf Kalla. "Ini juga bisa dimarahi lagi. Yang saya hormati, Wakil Presiden dan partner yang setiap hari dengan saya malah lupa, Bapak Jusuf Kalla," ujarnya yang lagi-lagi disambut tepuk tangan para kader PDIP. (obs)