Dalam siaran pers yang diterima CNN Indonesia, Duta Besar RI untuk Malaysia Herman Prayitno menyatakan akan membantu biaya pengobatan selama para korban kecelakaan dirawat di RS serta memfasilitasi pemulangan jenazah korban yang saat ini sedang diproses KBRI.
Hingga saat ini masih ada dua orang korban luka-luka yang masih dirawat di RS Buloh, yaitu Asti Hutagalung (38) yang mengalami patah tulang belakang dan Lirlawati (39) yang mengalami patah kaki. Satu orang atas nama Rinaldi Syahputra (38) hari ini telah diizinkan pulang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, tim ini juga sedang mempersiapkan fasilitas kepulangan para korban kecelakaan yang telah diperbolehkan keluar dari RS mulai Senin (11/1) melalui Pelabuhan
Klang.
memfasilitasi pengurusan special pass ke pihak imigrasi Malaysia, pada Selasa (12/1) besok.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 28 orang WNI mengalami kecelakaan bus di daerah Asam Jawa, Malaysia, Sabtu (9/1) lalu. Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Kementerian Luar Negeri Lalu Muhamad Iqbal mengatakan kejadian terjadi pada pukul 05.00 waktu setempat.
Bus yang berangkat dari Taman Seni Kuala lumpur tujuan pelabuhan Jetty Perak terperosok masuk ke dalam parit di km 46 daerah Asam Jawa. "Jumlah penumpang bus sebanyak 48 orang, termasuk sopir. Dua korban meninggal di lokasi kejadian," kata Iqbal.