Johan bercerita, ia diminta Presiden Joko Widodo secara langsung untuk membantu mengerjakan tugas negara sebagai staf khusus di bidang komunikasi. Ia memaparkan, salah satu tugasnya adalah mengkomunikasikan apa yang menjadi kegiatan presiden.
"Dan tadi juga disinggung mengenai program-program pemerintah, tentu yang berkaitan dengan masing-masing kementerian kabinet itu juga mereka bisa menyuarakan apa yang mereka telah kerjakan," katanya di Credentials Room, Istana Merdeka, Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (12/1).
Lihat juga:Jokowi Angkat Johan Budi Sebagai Juru Bicara |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Jokowi mengangkat Johan sebagai staf khusus presiden di bidang komunikasi. Ia mengaku mengangkat Johan karena dianggap berpengalaman di bidang tersebut.
Lihat juga:Johan Budi Siap Jadi Juru Bicara Jokowi |
Sang kepala negara menuturkan, Johan nantinya akan mengkoordinasikan komunikasi pemerintah bersama para humas dari setiap kementerian, sehingga bisa muncul satu suara.
"Nantinya akan mengkoordinasi juga humas-humas di kementerian agar kita menjadi satu dan solid," ujarnya.
Sebelumnya, Teten menilai mantan pelaksana tugas komisioner KPK Johan Budi cocok menjadi juru bicara Presiden Jokowi. Sebelum menjadi komisioner, Johan Budi sempat menjadi juru bicara KPK sejak 2006 lalu.
Dia juga pernah menjabat sebagai Direktur Pelayanan Masyarakat KPK pada 2008 dan 2009 serta Kabiro Humas KPK sejak 2009 hingga 2014. (bag)