"Kami minta Sekda enam provinsi ke KPK menjelaskan apa permasalahannya. Tiga provinsi pertama (Sumatra Utara, Banten, Riau) kasusnya banyak, tapi tiga terakhir (Aceh, Papua, dan Papua Barat) ada dana otonomi khusus yang lumayan besar," kata Pahala saat berbincang dengan media di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (12/1).
Pahala menjelaskan fokus pembahasan dengan enam perwakilan daerah terkait pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), mekanisme bantuan sosial, pengadaan barang dan jasa, serta pelayanan satu pintu terkait izin konsensi sumber daya alam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pahala tak menjelaskan detail waktu untuk pembahasan dan kunjungan. Namun, program pencegahan korupsi menjadi target KPK tahun ini.
Sebagai informasi, dua mantan Gubernur Riau yakni Rusli Zainal dan Annas Maamun mendekam di penjara karena terseret kasus korupsi. Hal serupa juga terjadi pada dua Gubernur Sumatra Utara yakni Syamsul Arifin dan Gatot Pujo Nugroho. Dua orang mantan Gubernur Banten juga berhasil diseret ke meja hijau oleh komisi antirasuah yakni Djoko Munandar dan Ratu Atut Choisiyah. (ags)