Penggeledahan ini dilakukan berkaitan dengan dugaan suap pengamanan proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Berdasarkan pantauan CNN Indonesia, sekitar sepuluh orang satuan petugas KPK tiba di lantai enam Gedung Nusantara DPR RI sekitar pukul 10.43 WIB. Tim KPK langsung menuju ke ruangan bernomor 0621.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di enam dulu. Baru nanti ke 13," ujar salah seorang petugas keamanan, Jumat (15/1).
Budi Supriyanto dan Damayanti Putranti tercatat sebagai anggota Komisi V DPR RI yang menjadi mitra kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Budi juga pernah menjabat sebagai Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan. Budi merupakan anggota DPR periode 2014-2019 dari daerah pemilihan Jawa Tengah X yang memperoleh 57,339 suara.
Damayanti resmi ditetapkan sebagai tersangka kemarin, bersama tiga orang dari lainnya pihak swasta, yakni Julia Prasetyarini, Dessy A Edwin, dan Abdul Khoir. Mereka semua terjaring dalam operasi tangkap tangan di tempat terpisah kemarin malam.
Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan penyidik mendapati informasi bahwa Abdul menyerahkan duit kepada Julia dan Dessy di kantornya, di bilangan Kebayoran, Jakarta Selatan. Abdul diketahui merupakan Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama.
Damayanti, Julia, dan Dessy sebagai tersangka penerima suap dijerat melangar Pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 uu tipikor jo pasal 55 ayat 1 KUHAP. Sementara Abdul selaku tersangka pemberi suap kepadanya disangkakan melanggar asal 5 ayat 1 huruf a atau b atau pasal 33 uu tipikor.