"Sudah ada dua yang teridentifikasi, tapi kami akan cek darahnya, Deoxyribonucleic Acid (DNA) dan sidik jarinya," ujar Tito di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (15/1).
"Saya tidak mau sebutkan dulu, biar tidak simpang siur lagi," ujar Tito.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekali lagi kami belum mau (publikasi) sebelum nantinya pasti ada sidik jari, cek beberapa teman temannya, saudaranya, DNA-nya mungkin, baru kami umumkan," ujar Tito.
Tito menyampaikan olah TKP di beberapa lokasi peledakan telah selesai dilakukan oleh polisi. Lokasi olah TKP di antaranya di dalam dan di depan Starbucks Cafe, serta Pos Polisi Lalu Lintas depan Mal Sarinah.
"Untuk barang bukti semua sudah kami angkat, kemudian foto-foto juga sudah," ujar Tito.
"Jadi semua sudah kami serahkan kepada Starbucks. Kemudian nanti lokasi kita serahkan kepada starbucks untuk diperbaiki," ujar Tito.
Sebelumnya, aksi teror terjadi di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, sekitar pukul 10.50 WIB, kemarin. Aksi teror tersebut diduga dilakukan oleh lima orang yang diketahui tewas.
Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas aksi teror kemarin. Aksi teror tersebut juga diduga diotaki oleh Bahrun Naim.
Polisi mengatakan kalau Bahrun sedang berusaha menjadi pimpinan ISIS kawasan Asia Tenggara. Sebabnya, pimpinan ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi menyerukan para pengikutnya untuk melakukan aksi teror di luar Irak dan Suriah.