Dalam aksi tersebut, keluarga korban melakukan aksi tabur bunga dan pemasangan spanduk di pos polisi Thamrin yang merupakan salah satu lokasi ledakan bom.
Ketua YPI sekaligus korban bom Kuningan 2004, Sucipto Wibowo, mengungkapkan aksi yang mereka lakukan di Sarinah merupakan bentuk belasungkawa sekaligus ingin memberikan pesan pada para keluarga korban bom Thamrin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"YPI ini korban tapi kami tak melakukan kekerasan," katanya.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar M. Iqbal menyatakan ada empat jenazah yang dipastikan sebagai pelaku teror di Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1). Hal tersebut berdasarkan hasil identifikasi tim Disaster Victim Identification (DVI) yang didukung oleh basis data yang dimiliki Kepolisian.
Iqbal menyampaikan dua nama lain yang diduga pelaku adalah Dian Joni Kurniadi kelahiran 1990 yang ditemukan tewas di Pos Polisi Lalu Lintas Sarinah dan Ahmad Muhazan Bin Saron kelahiran 1990 yang ditemukan di dalam Starbucks Cafe. (stu)