"Jenazah korban WN Kanada, Amer Taher siang ini sudah diambil keluarganya," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divhumas Polri Kombes Suharsono, di Jakarta, Senin (18/1).
Amel Quali Tahe, pria kelahiran tahun 1946, meninggal ditembak teroris di halaman depan Gerai Starbucks, Jalan MH Thamrin, Jakarta, 14 Januari.
Jenazah korban sipil lainnya, Rais Karna, juga sudah diambil keluarganya dan telah dikebumikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, di RS Polri Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, masih terdapat empat jenazah terduga pelaku bom Sarinah: Meninggal di dekat Pos Kepolisian.
1. Dian Joni Kurniadi, tahun kelahiran 1990, jenis kelamin laki-laki, statusnya diduga pelaku, identifikasi dari sidik jari.
3. Muhammad Ali, diduga pelaku, laki-laki, tahun kelahiran 1976, lokasi meninggal di depan Starbucks. Identifikasi otentik dari sidik jari.
Terduga teroris meninggal di dalam Starbucks: 4. Ahmad Muhazin, diduga pelaku bom bunuh diri di dalam Starbucks, karena ditemukan luka khas di perut hingga dada akibat pusat ledakan. (antara/sip)