"Kalau memungkinkan, biar dilantik langsung oleh Pak Presiden di Istana," ujar Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (19/1).
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini menuturkan, soal teknis pengukuhan atau penyerahan nota pemerintah kepala daerah nanti bisa dilakukan di paripurna DPRD masing-masing daerah. "Soal nanti serah terimanya, memorinya, bisa di sidang paripurna DPRD, tidak masalah," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Petunjuk ke semua daerah sudah kami kirim, tinggal nanti dengan Setneg (Kementerian Sekretariat Negara) mengatur waktunya, teknisnya, undang-undangnya bagaimana, karena masih ada sejumlah daerah yang masih bersengketa," ujarnya.
"Ya menunggu pada tahap berikutnya. Jangan sampai yang bersengketa itu menyandera Pilkada yang sudah selesai," katanya.
Ia melanjutkan, "kami ingin serentak, itu tidak mengganggu tugas-tugas pengambilan keputusan, kebijakan anggaran, dan sebagainya." (adt)