Tantangan itu dianggap Ahok sebagai balasan bagi M Taufik mengatakan proyek pembangunan ruang publik terbuka ramah anak (RPTRA) tak lebih dari kampanye yang dilakukan oleh Ahok.
"Kalau namanya Taufik itu dia tak bisa bersaing, dan saya berharap dia mencalonkan diri saja jadi calon gubernur," kata Basuki saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (22/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun saking kesalnya dengan tudingan Taufik soal kampanye tersebut, dia menyebut bahwa Taufik orang yang menyebalkan. "Menyebalkan juga orang ini lama-lama," katanya.
"Taufik itu maunya saya tidur siang dan tak bekerja agar dia bisa menang."
Sebelumnya Taufik mengatakan rencana pembangunan 150 RPTRA di 2016 tak ubahnya seperti kampanye yang tengah dilakukan sang gubernur.
Untuk diketahui, DKI Jakarta akan menggelar pesta politik Pemilihan Gubernur pada 2017 mendatang dan Basuki selaku petanaha mengindikasikan untuk kembali mencalonkan diri melalui jalur independen.
"Itu hanya kampanye untuk Pilkada DKI 2017," kata Taufik saat ditemui di gedung DPRD DKI, Kamis (21/1).
Taufik menjelaskan RPTRA yang sejauh ini sudah dibangun oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum terlihat manfaatnya. Tak hanya itu, Taufik menganggap efektivitas pembangunan RPTRA pun tak tampak.
Menurut politisi Partai Gerakan Indonesia Raya tersebut, banyak RPTRA yang sudah dibangun dan diresmikan malah digunakan oleh orang-orang untuk berpacaran. Selain itu, isu teroris yang bergerak di pemukiman warga menjadikan RPTRA bukanlah tempat yang ramah bagi masyarakat. (pit)