Dalam sambutannya, Habibie berpesan pentingnya regenerasi sumber daya manusia dan persatuan di internal Partai Golkar kepada sekitar seribuan kader yang menghadiri Rapimnas.
"Bahwa saya berkeyakinan masa depan suatu bangsa dimanapun dia berada harus diandalkan pada sumber daya manusia," ucap Habibie.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saudara-saudara, ini saya cerita ada maksudnya. Maksudnya kita harus tingkatkan disiplin, kualitas bekerja, produktivitas yang berbudaya, sehat di bumi Indonesia tanpa mengenal suku, agama, ras dan antargolongan (SARA)," ujarnya.
"Apa artinya? Konsekuensinya? Saudara mumpung anda masih hidup, bukalah pintu, berikan kepada mereka yang usianya antara 40-60 tahun, harus. Kalau bukan anda siapa lagi? Oleh karena itu anda harus mengembangkan budaya estafet," kata Habibie.
Habibie pun mengutarakan konsep 3M yang dimilikinya untuk Partai Golkar. Pertama, agar Golkar membuat rencana yang berkesinambungan untuk 1000 tahun ke depan, yang dikoreksi setiap dua atau lima tahun.
Kedua, agar Golkar maju dalam arti luas, segala bidang, budaya politik, antar organisasi partai. Ketiga adalah mandiri, dalam arti tidak tergantung pada siapapun. Di sini Habibie juga menekankan kembali pentingnya sumber daya manusia dari kalangan muda.
"Masa depan bangsa dimanapun berada di tangan sumber daya manusia, anak muda," ucap Habibie.
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar periode 1993 itu juga berterimakasih kepada Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang turut hadir dalam Rapimnas Golkar sebagai perwakilan pemerintah.
"Jadi saudara-saudara, terimakasih, salam buat Pak Presiden. Saya ucapkan terimakasih pula kepada pimpinan lembaga negara yang hadir," ujar Habibie.
Terakhir, Habibie berpesan kepada Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Bali Aburizal Bakrie dan jajaran pemimpin lainnya agar mau merangkul seluruh kader sebagai langkah untuk mewujudkan persatuan partai beringin.
"Menkumham itu sudah memberikan sinyal bahwa anda sudah berada mengambil kebijakan yang tepat," ucap Habibie.
Pesan terakhir itu disambut meriah peserta Rapimnas yang terdiri dari berbagai unsur pengurus dan organisasi sayap Partai Golkar. Habibie pun diberi kesempatan untuk memukul gong sekaligus menandakan dibukanya gelaran Rapimnas Partai Golkar yang ditutup pada Senin (25/1). (bag)