Lino mengatakan bekas perusahaannya harus dilindungi karena telah mengantarkan ratusan anak Indonesia ke luar negeri. "Sedih sekali terus terang, mimpi anak muda yang bangun Indonesia kemudian organisasinya dibeginikan," kata Lino kepada wartawan, Kamis, (4/2).
Dia mengulang pernyataannya mengenai Pelindo II yang seharusnya tak dijadikan korban. “Tolonglah organisasi ini. Sayang kalau dirusak," kata dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ferialdy diduga bertanggungjawab sepenuhnya atas proyek pengadaan 10 mobile crane di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Polisi menganggap pengadaan 10 mobile crane dianggap tidak memenuhi prosedur pengadaan barang dan jasa karman tidak melalui perencanaan yang baik. Awalnya pengadaan mobile crane diperuntukkan untuk delapan pelabuhan kemudian diubah untuk Pelabuhan Tanjung Priok.