Anggota Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana mengatakan, Presiden Jokowi beserta rombongan akan bertolak menuju Bandar Udara (Bandara) Internasional Lombok melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pagi ini.
Jokowi akan menyampaikan sambutan pada puncak peringatan HPN tersebut, setelah sebelumnya menyaksikan beberapa penandatanganan nota kesepahaman dan pemberian penghargaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdebatan HPN
Dikutip dari laman resmi HPN, keputusan tersebut bermula dari putusan Kongres PWI ke-28 di Padang, Sumatra Barat yang mencetuskan untuk menetapkan satu hari bersejarah untuk memperingati peran dan keberadaan pers secara nasional. Keputusan PWI tersebut lantas diusulkan kepada pemerintah melalui Dewan Pers.
Sidang Dewan Pers ke-21 di Bandung, Jawa Barat, pada 19 Februari 1981 menyetujui usul tersebut, hingga akhirnya disetujui pula oleh Soeharto. Sejak saat itu, Dewan Pers menetapkan HPN diperingati setiap tahun secara bergantian di ibukota provinsi seluruh Indonesia.
Sementara itu, Aliansi Jurnalis Indepenen (AJI) Indonesia telah berkali-kali mendesak pemerintah untuk mengkaji ulang penetapan HPN. AJI Indonesia bahkan menolak tanggal 9 Februari sebagai HPN dengan menyebutnya sebagai hanya perayaan hari ulang tahun PWI. Perayaan Hari Pers biasanya dilakukan AJI Indonesia bertepatan dengan Hari Pers Internasional, yang jatuh setiap tanggal 3 Mei. (rdk)