"Ade Komarudin adalah calon tunggal dari SOKSI. Kami dari SOKSI sepakat mendukung Ade Komarudin," kata Bambang di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (10/2).
Bambang berharap sosok Ade dapat menjadi harapan baru di Partai Golkar. Pasalnya, Ade saat ini memiliki posisi strategis sebagai Ketua DPR. Sehingga, Bambang berpendapat Ade sosok yang tepat untuk memimpin Golkar ke depan.
Apalagi, selama setahun terakhir, Golkar dinilainya terpuruk akibat dualisme kepengurusan. Terlebih Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie juga tidak menjabat di lingkaran kekuasaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang menganggap semua calon ketua umum yang sudah terjun ke daerah, merupakan lawan berat Ade. SOKSI pun disebutnya telah bekerja sejak rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Golkar usai akhir Januari lalu.
Bahkan, Bambang menargetkan pekan ini pihaknya memenuhi syarat minimal 30 persen atau 180 dukungan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar tingkat I dan II selaku pemilik suara.
Namun, deklarasi Ade sebagai calon ketua umum, disebut Bambang masih menunggu jadwal pasti penyelenggraan musyawarah nasional (Munas).
Munas Golkar hingga kini masih belum dijadwalkan. Bambang berkata hal tersebut masih menunggu keputusan dari Aburizal dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham untuk menggelar rapat pleno.
Disebutnya pekan depan rapat itu akan terselenggara untuk menentukan jadwal dan penyelenggara Munas.
Sejauh ini, sejumlah nama sudah digadang akan masuk bursa calon ketua umum Partai Golkar. Namun, baru Aziz Syamsudin dan Idrus Marham yang telah resmi menyatakan akan maju menjadi calon ketua umum.
Nama-nama lain yang telah beredar diantaranya adalah, Mahyudin, Airlangga Hartanto, Setya Novanto, Syahril Limpo, Fadel Muhammad, Zainudin Amali, Gusti Iskandar, Indra Bambang Utoyo, Agus Gumiwang, dan Priyo Budi Santoso. (sip)