"Pada Januari saja ada 54 kasus DBD. Dari jumlah tersebut ada empat warga yang meninggal karena diduga terjangkit DBD," kata Kepala Seksi Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Rika Mutiara di Sukabumi, seperti dilansir Antara, Ahad (14/2).
Peningkatan status siaga ini kata Rika bisa mempercepat penanggulangan penyebaran DBD. Pihaknya memperkirakan puncak musim penghujan terjadi pada Februari sehingga diperkirakan puncak berkembangbiaknya nyamuk terjadi bulan ini.
Lihat juga:Tiga Pasien DBD di Pekanbaru Meninggal Dunia |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari jumlah empat warga yang meninggal diduga akibat DBD, baru satu orang positif yang dari hasil rekam medik diakibatkan nyamuk Aedes Aegypti. Warga yang meninggal dunia positif karena DBD adalah Siti Amelia (10), warga Kecamatan Cibadak. (antara)