Rencananya pimpinan MKD akan ke RS Mata Aini pada pukul 14.00 WIB dan lanjut ke Camden Cafe pada pukul 15.30 WIB.
"Sudah diputuskan dalam rapat internal untuk melakukan langkah penyelidikan. Hari ini Insya Allah ke rumah sakit dan mengakses beberapa tempat, diharapkan bisa menambah informasi," ujar Surahman Hidayat di Gedung Nusantara II DPR RI, Selasa (16/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karenanya, hingga saat ini masih belum dijadwalkannya pemanggilan kepada Masinton sebagai teradu, dan Dita sebagai Pengadu. Masinton resmi diadukan Dita, melalui LBH APIK, ke MKD pada 2 Februari 2016 lalu.
Politikus Partai Keadilan Sejatera ini menyambut baik apabila aduan Dita nantinya ditarik dari MKD. Hal ini disampaikannya menyikapi sudah berdamainya Masinton dan Dita. Kemarin, Masinton mengatakan telah menyelesaikan permasalahannya dengan Dita secara kekeluargaan.
"Bagus. Kami lihat di tata beracara apakah dengan divabutnya pengaduan lalu berbaik dan selesai. Apakah itu yang menjadi alasan untuk tidak ditindaklanjuti, tapi informasi ini bagus adanya," ucapnya.
Sebelumnya, Masinton diduga telah memukul Dita pada 21 Januari 2016. Akibatnya, mata kanan Dita menjadi lebam. Dita mengaku kejadian itu terjadi setelah dijemput Masinton dari sebuah bar di Jakarta Pusat.
Sementara itu, Masinton telah menampik tuduhan tersebut. Dia mengatakan Dita histeris karena mabuk selama perjalanan dari bar. Menurutnya, mobil sempat rem mendadak dan oleng ke kiri karena stir ditarik Dita.
(obs)