"Mau ada putaran uang atau tidak saya tak mau ambil pusing. Pokoknya jika kamu menduduki tanah negara maka kami sikat," kata Basuki saat ditemui di Markas Komando Daerah Militer (Makodam) Jaya, Rabu (17/2).
Data jumlah perputaran uang di kawasan Kalijodo ini pernah diungkapkan oleh Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti. Krishna pernah membuat buku berjudul Geger Kalijodo pada 2004 yang menyebutkan jumlah perputaran uang dari perjudian di kawasan itu sekitar Rp500 juta per malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok, sapaan Basuki menjelaskan penertiban yang dilakukan oleh dirinya sudah sesuai dengan konstitusi yang ada. Konstitusi yang dia maksud adalah Undang-Undang pokok Agraria yang menyinggung soal lahan hijau dan tanah negara.
Ahok mengaku dirinya telah mendiskusikan soal persiapan penertiban dengan Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya. Namun dia belum bisa memastikan kapan hari H pelaksanaan penertiban.
"Mungkin pekan ini (SPB), kami akan usahakan secepatnya ya," ujar Ahok.
Pembongkaran Kalijodo akan menunggu proses normalisasi di dekat Waduk Pluit karena program normalisasi di dekat sungai. Setelah itu selesai maka pembongkaran Kalijodo akan dilakukan. Jika pembongkaran terealisasi, Ahok berencana untuk membangun taman di wilayah Kalijodo tersebut. Menurutnya jalan di lokasi tersebut bagus untuk dibangun taman.
Lihat juga:Bekerja di Kalijodo Bagaikan 'Vampir' |
"Kami sedang melihat apakah bisa sebelum OKI atau sesudah, saya inginnya sebelum jadi bulan ini harus sudah beres," katanya. (pit)