"Peputarannya besar sekali, sampai Rp1 miliar per hari," kata Rustam saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Rabu (17/2).
Ditanya perihal dari mana saja uang itu berasal, Rustam menyebutkan hampir semua kegiatan ekonomi di sana memberikan andil besar. Perjudian dan prostitusi masuk di dalamnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun begitu, Basuki enggan menuduh dari mana asal oknum-oknum tersebut. Dia hanya yakin oknum tersebut membuat praktik ilegal di Kalijodo bisa bertahan lama.
Bahkan sejak Polri dipimpin Jenderal Sutanto praktik ilegal tersebut sudah tak ada.
Namun Kunarso mengaku bahwa praktik prostitusi eksis di Kalijodo hingga sekarang. Hanya saja, Kunarto mengatakan bahwa warga sekitar tak terganggu dengan keberadaan para pekerja seks komerisial yang kebanyakan berasal dari luar Jakarta tersebut.
"Penduduk asli di sana itu 4000-an, sedangkan yang dari luar kebanyakan jadi PSK. Namun kami tak terganggu," ujarnya. (bag)