Sekretaris Jenderal PPP Romahurmuziy mengatakan, acara yang bertemakan "Islah Seutuhnya Menuju Stabilitas Politik Nasional" itu bertujuan untuk menyatukan dua kubu yang berkonflik sejak 2014.
Dia menuturkan, agenda utama dari Mukernas yang digagas oleh kepengurusan PPP hasil Muktamar Bandung ini akan menentukan waktu pelaksanaan Muktamar Islah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mengukuhkan putusan Mahkamah Partai tentang siapa DPW dan DPC peserta dalam Muktamar Islah," tutur Romi.
"Menenetapkan sikap PPP aras beberapa perkembangan politik kenegaraan dan kebangsaan mutakhir. Juga rekomendasi terkait isu terkini di Indonesia," tutup Romi.
"Mukernas ke-IV ini juga akan bicarakan persiapan Muktamar Islah," ujar Arsul.
Pantauan CNNIndonesia di lokasi pelaksanaan Mukernas, kader PPP yang merupakan kepengurusan DPW dan DPC sudah mulai berdatangan. Begitu pula sebagian elite PPP mulai dari Sekjen Romi, Wakil Ketua Umum yaitu Emron Pangkapi, dan Hasrul Azwar, dan Wasekjen Syaifullah Tamliha.
Ada pula sejumlah senior PPP yang duduk di mahkamah partai, pimpinan majelis syariah yang sudah tiba di lokasi. Namun, kehadiran Djan Faridz belum terlihat dalam acara Mukernas ini. Padahal kubu Djan turut diundang dalam Mukernas ke-IV ini untuk ikut dalam rekonsiliasi.
Dari perwakilan pemerintah Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo juga sudah terlihat duduk disamping Romi dan Menteri PDTT Marwan Jafar. Sementara Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly rencananya juga akan hadir untuk menjadi salah satu pengisi materi dalam acara tersebut.
Selain persiapan Muktamar, tujuan pelaksanaan Mukernas ke IV yang digelar selama dua hari mulai hari ini sebagai tindak lanjut atas terbitnya surat keputusan Menkumham Nomor: M.HH-03.AH.11.01 tahun 2016 tentang pengesahan kembali kepengurusan hasil Muktamar Bandung tahun 2011. (bag)