Kepala Pengawas Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Andi mengatakan ketinggian air Sungai Ciliwung, pada Minggu (28/2) pagi mengalami peningkatan yang signifikan secara bertahap.
"Pukul 08.39 WIB ketinggian air mencapai 80 sentimeter, status siaga empat," kata Andi,
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diprediksikan ketinggian air masih bertambah, karena di atas (Puncak) masih diguyur hujan," katanya.
Meningkatnya permukaan air Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa, terjadi karena bagian hulu sungai yakni di kawasan Puncak diguyur hujan sejak Minggu pagi. Hujan turun merata, dengan intensitas ringan hingga sedang.
Lihat juga:Puluhan Ruas Jalan di Jakarta Tergenang Air |
Berdasarkan perkiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi, Dramaga, pada Minggu pagi hingga malam hari, wilayah Bogor akan diguyur hujan sedang hingga lebat.
Tidak hanya di kawasan Puncak dan Bogor, hujan sedang hingga lebat juga mengguyur wilayah Depok, Bekasi, Karawang, Subang, Purwakarta, Cianjur dan Sukabumi.
Menurut BMKG, pada sore hari umumnya berpotensi hujan ringan hingga sedang. Sementara pada Minggu malam hari masih berpotensi hujan ringan sedang di seluruh wilayah Jawa Barat.
Selain itu, suhu udara tercatat mencapai 22-33 derajat Celcius, dengan kelembaban 60 sampai 95 persen, sementara arah angin bertiup dari barat menuju barat laut dengan kecepatan 15 sampai 30 km per jam.
Pada saat musim hujan, bendung Katulampa bisa dilewati air dengan rekor debit 630 ribu liter air per detik atau ketinggian 250 centimeter yang pernah terjadi pada tahun 1996, 2002, 2007, dan 2010. (ama/antara)