Tema ibadah pada Minggu (28/2) berkaitan dengan rasa syukur mereka telah beribadah selama 48 tahun di kawasan Kalijodo.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, ibadah yang dipimpin Pendeta Timotius Sutomo dimulai sekitar pukul 08.30 WIB. Beralaskan koran bekas, ibadah tersebut dihadiri oleh sekitar 40 jemaat yang tinggal di Kalijodo dan sekitarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harapan kita bersama khususnya di relokasi kawasan kami harap mendapat kebijaksanaan dari pemerintah untuk ada tempat ibadah yang lebih baik lagi," ujar Ronald.
"Pemerintah adalah wakil Tuhan. Kita hormati keputusannya selama berguna bagi masyarakat sekitar," ujarnya.
"Kita juga ingin terus beribadah dengan kondisi apapun. Mohon doa semua warga Indonesi tanpa bicara agama mohon doakan agar kami bisa ibadah setiap hari Minggu tanpa ada halangan," ujarnya.
Hari ini merupakan batas terakhir bagi masyarakat Kalijodo untuk mengemas seluruh barang-barangnya sebelum dibongkar oleh Pemprov DKI untuk dijadikan ruang terbuka hijau.
Kalijodo merupakan kawasan yang dikenal sebagai area lokalisasi hiburan malam dan perjudian bagi kalangan kelas bawah. (ama)