"Saya di sini Insya Allah dengan mengucapkan bismillah, saya siap maju menjadi Ketua Umum Golkar," kata Airlangga dalam konferensi persnya di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (1/3/2016).
Airlangga mengatakan keinginannya untuk maju menjadi calon ketua umum setelah berkomunikasi dengan berbagai unsur di Partai Golkar, yakni, DPD I dan II, unsur senior, dan generasi muda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketujuh agenda utama itu adalah pertama, kaderisasi berbasis riset dan data. Kedua, akselerasi terhadap regenerasi kepemimpinan di jabatan-jabatan publik (melahirkan pejabat publik berkualitas). Ketiga, rekrutmen kader yang berkesinambungan dan proses regenerasi yang alamiah.
Airlangga berharap Munas dapat menjadi momen rekonsiliasi, pasca konflik internal yang mendera selama setahun terakhir di Golkar.
"Munas merupakan titik awal rekonsiliasi kebersatuan Partai Golkar. Tantangan golkar tiga tahun lagi menghadapi pemilu legislatif dan presiden, sebentar lagi tahun depan juga ada Pilkada putaran kedua," kata Airlangga.
Dalam deklarasi ini, turut hadir anggota Dewan Pertimbangan Partai Golkar Mahadi Sinambela, Wakil Ketua Umum Agung Laksono, Ketua DPP Melkias Mekeng yang sekaligus ketua tim sukses Airlangga, dan sejumlah tokoh generasi muda.
Hingga kini, sejumlah nama sudah mendeklarasikan diri maju dalam ajang Munas. Mereka adalah Idrus Marham, Mahyudin dan Indra Bambang Utoyo. Sementara, Ade Komarudin, Setya Novanto dan Aziz Syamsudin belum mendeklarasikan diri. (yul)