"Masyarakat tetap perlu waspada dengan melihat seperti yang tadi dikatakan kalau terjadi penyurutan air laut tentu ini akan berdampak ke sesuatu yang lebih berbahaya. Tapi, sampai sekarang belum dilaporkan hal-hal tersebut," sambungnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut SOP kami harus menunggu sampai satu jam sesudah informasi pertama mengenai potensi tsunami. Dan kalau kemudian dalam keadaan kepastian yang lebih besar, kami tentunya akan segera sesuai SOP akan mencabut," tegas Andi.
"Kalau saya lihat mekanisme dan cauknya, titik yang saat ini kami laporkan, itu tidak benar. Kawan-kawan di aceh sudah melihat itu tidak terjadi," ujar Andi.
Gempa berkekuatan 8,3 SR terjadi di 682 kilometer Barat Daya Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Gempa dengan kedalaman 10 kilometer berpotensi tsunami.
"Gempa terjadi pukul 19:49:41 WIB, lokasi:5.16 LS,94.05 BT, pada 2 Maret 2016. Potensi Tsunami," kata Kepala Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho kepada CNN Indonesia, Rabu (2/2).
Dari pemutakhiran informasi yang diperoleh BNPB, peringatan dini tsunami telah dikeluarkan di Sumatera Barat, Sumatera Utara, Nangroe Aceh Darussalam, dan Lampung. (har)