"Kami belum mendapatkan info dari kantor atau juga dari pos SAR di Mentawai," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Rabu (2/3).
Hingga saat ini, Heronimus berkata, kantor pusat Basarnas di Jakarta masih terus berupaya menghubungi anggota mereka di Mentawai melalui radio.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak terasa kuat di Siberut, tapi memang berpotensi tsunami. Semoga tidak terjadi apa-apa, mohon doanya," kata Matteo melalui sambungan telepon.
Enam detik kemudian, BMKG mencatat gempa berkekuatan 7,8 skala richter terjadi di 636 kilometer barat daya Kepulauan Mentawai. (abm)