“Hingga hari Kamis dini hari pukul 03.00 WIB, tercatat ada enam aktivitas gempabumi susulan. Tidak akan terjadi gempa dengan kekuatan lebih besar,” kata Daryono dalam keterangan resminya, Kamis (3/3).
Daryono mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing isu serta informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. “Pastikan bahwa informasi terkait gempabumi dan tsunami berusmber dari BMKG,” tutur Daryono.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa episenter gempabumi ini terletak pada koordinat 4,92 derajat lintang selatan dan 94,39 derajat bujur timur dengan kedalaman hiposenter 16 kilometer, tepatnya di Samudera Hindia pada jarak 636 kilometer arah baratdaya Mentawai.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo memerintahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk turun ke lapangan untuk memantau dampak gempa Mentawai. Tim Reaksi Cepat BNPB telah diberangkatkan ke Padang dan Mentawai untuk memastikan penanganan pascagempa.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan BPBD di sepanjang pantai barat Sumatra dan kepulauan yang ada di barat Sumatra, seperti Kepulauan Mentawai, Nias, Simeulue dan lainnya.
Berdasarkan laporan, kata Sutopo, hingga saat ini belum ada korban jiwa, kerusakan dan tsunami besar yang terjadi di pantai. “Kondisi masyarakat aman dan sudah pulang ke rumah. Pemda dan masyarakat merespons peringatan dini tsunami lebih baik dibanding sebelumnya,” ujar Sutopo dalam keterangan resmi, Kamis pagi. (rdk)