Berdasarkan informasi yang beredar, tiga orang penyidik masuk ke ruangan Ferrial bersama Sekretaris Dewan DKI Jakarta M. Yuliadi. Namun begitu Yuliadi enggan memberikan komentarnya terkait penggeledahan tersebut.
"Nanti ya," kata Yuliadi saat ditemui sebelum masuk ke kantor Ferrial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pras menjelaskan barang-barang seperti komputer dan berkas yang ada di ruangannya dan memiliki kaitan dengan kasus UPS terpaksa harus disita oleh penyidik Bareskrim. Dia pun mengaku tak masalah dengan penyitaan yang dilakukan oleh para penyidik.
Berkas-berkas yang disita oleh penyidik, kata Pras, adalah berkas tentang penetapan persetujuan antara eksekutif dan legislatif. Saat itu, lanjutnya, kepemimpinan DPRD DKI tengah masuk masa transisi dari Ferial ke dirinya.
"Ada berkas yang saya pegang dari Pak Gubernur tertanggal 21 Oktober," katanya. (bag)