“Kami diminta Kementerian Hukum dan HAM untuk membantu Lembaga Pemasyarakatan menangkap (Labora), tapi saat polisi tiba di rumahnya, dia sudah tidak ada,” kata Kapolres Sorong AKBP Karimudin Ritonga kepada CNNIndonesia.com, Jumat (4/2).
Karimudin mengatakan, Polres Sorong awalnya mendapat informasi dari Lapas bahwa Labora tidak lagi berada di rumah sakit. Labora sebelumnya diizinkan pihak Lapas Sorong untuk menjalani terapi metode oksigen di Rumah Sakit Raja Ampat karena mengalami stroke.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polres pun mengerahkan anggotanya untuk menangkap Lapora di rumahnya di daerah Tampa Garam, Sorong.
Saat ini rumah Labora dipenuhi polisi, petugas Lapas Sorong, dan tim Kementerian Hukum dan HAM. Namun tak ada yang tahu ke mana Labora kabur. Dia diduga menggunakan jalur laut.
Alasan Labora hendak dipindah ke Penjara Cipinang, Jakarta, sesungguhnya agar perawatan kesehatannya lebih terjamin. (agk)