General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya Syamsul Huda dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (5/3), mengatakan bahwa kabel yang dipasang dalam 20 tahun terakhir berjenis XLPE 3 x 240 mm2 dengan diameter pelindung (armour) 10 cm. Sedangkan pelindung kabel yang ditemukan di selokan atau gorong-gorong berdiameter 3-5 cm.
"Kalau menurut spesifikasi kabel yang ditemukan, kabel tersebut karakteristiknya menyerupai kabel berisolasi kertas atau minyak yang kami pernah gunakan pada akhir 70-an," kata Syamsul seperti dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PLN tidak pernah memindahkan dengan pertimbangan biaya dan perizinan. "Jadi, seharusnya posisi kabel tetap di dalam tanah dan tidak dalam kondisi terkelupas," ujarnya.
Akan tetapi, lanjut dia, dalam perkembangannya dengan ada perluasan gorong-gorong, bisa saja posisi kabel tersebut menjadi di gorong-gorong dan bukan lagi di dalam tanah.
Hal inilah yang saat ini sedang dikoordinasikan dengan pihak kepolisian dan suku dinas terkait.
"Kami berharap polisi dapat mengungkapkan pelaku di balik pelindung kabel bertumpuk di gorong-gorong yang menyebabkan saluran air terhambat. Kami akan membantu aparat kepolisian semaksimal mungkin," ujar Huda. (rdk)