Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Dewan Pimpinan Daerah PDIP DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut menghormati dan menghargai keputusan Basuki lantaran pilihan memang ada di tangan dia.
Tak hanya menghormati pilihan Ahok, sapaan Basuki, Gembong mengatakan bahwa PDIP menghormati kelompok Teman Ahok yang terus mengumpulkan dukungan agar Ahok bisa maju di Pemilihan Kepala Daerah 2017 lewat jalur independen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu kan pilihan, semua ada konsinansinya dan bahwa dia sudah menentukan maju independen maka silakan saja," ujar dia.
Gembong pun yakin Ahok dan Teman Ahok sudah memiliki hitung-hitungan perihal keputusan tersebut dan PDIP berharap bisa bersaing secara sehat di Pilkada 2017 mendatang.
Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan kelompok Teman Ahok tidak memiliki waktu banyak untuk mengumpulkan dukungan yang ditargetkan satu juta dukungan.
Menurut Ahok, Teman Ahok sudah enggan menanti kepastian dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan terkait izin Djarot Saiful Hidayat sebagai pasangan Basuki di Pemilihan Kepala Daerah 2017.
"Tak bisa, anak-anak (Teman Ahok) ini sudah tak mau menunggu, PDIP juga maunya mengusung dan bukan mendukung," kata Ahok saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (7/3).
"Jadi bukan saya yang mendesak partai Teman Ahok yang mendesak karena butuh cepat," ujar dia.
Sebagai catatan, Ahok sebenarnya ingin maju di Pilkada 2017 berpasangan dengan Djarot. Namun hingga kini PDIP tak kunjung memberikan izin pada Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut. (pit)