"Kita sudah mengetahui titik kamar dimana tubuh korban berada, melihat kondisinya kami pastikan korban sudah meninggal dunia," kata Asep pada Rabu (9/3), dikutip dari Detikcom.
"Mereka terhimpit tembok beton, yang di kamar 145 tertimpa tembok beton sementara yang di kamar 144 posisinya juga terhimpit beton, tadi sudah kita liat posisinya seperti menahan balok beton," kata Asep.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, BPBD dan PMI Cianjur berhasil mengevakuasi dua orang korban dari dalam reruntuhan hotel, yaitu Natasya (8) putri pasangan Sutanto dan Lany warga Jakarta, serta baby sitternya bernama Dewi (17).
Menurut laporan Antara, keduanya langsung dibawa ke RSUD Cimacan untuk mendapatkan pertolongan medis, meskipun sempat terjebak selama 12 jam di dalam reruntuhan hotel berlantai tiga itu, keduanya berhasil selamat meskipun mengalami luka di bagian kaki dan sejumlah anggota tubuh lainnya. (ama)