“Meranti dan Bengkalis merupakan wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak. Di Meranti terpantau 16 titik dan Bengkalis 10 titik,” kata Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin, seperti dilansir Antara, Minggu (13/3).
Selain Meranti dan Bengkalis, sejumlah wilayah lain di Riau seperti Rokan Hilir, Pelalawan, dan Indragiri Hulu masing-masing terpantau menyimpan satu titik panas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari 29 titik panas yang terpantau, 21 di antaranya sudah pasti titik api yang mengindikasikan kebakaran lahan dan hutan. “Di Bengkalis terpantau 10 titik api. Di Meranti ada 11,” ujar Sugarin.
“Potensi hujan di wilayah utara dan pesisir timur Riau seperti Bengkalis, Meranti, Indragiri Hilir, Pelalawan dan Siak cukup minim dan bersifat lokal sehingga potensi kebakaran cukup tinggi," kata staf analisis cuaca BMKG Pekanbaru, Ahmad Agus Widodo.
Sampai saat ini, ujar Agus, titik panas di Riau masih bisa ditanggulangi lantaran hujan mengguyur sebagian wilayah di sana pada Jumat malam dan Sabtu dini hari. Petugas di lapangan pun cukup sigap memadamkam kebakaran lahan.
Walau begitu, BMKG mengingatkan wilayah pesisir Riau tetap menyimpan potensi kebakaran. (agk)