Mantan Rektor Paramadina ini memastikan, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menjadi salah satu korban tewas dalam peristiwa tersebut.
"Pak Sulistya sedang menjalani perawatan di ruangan. Lalu ada kejadian itu, saya belum tahu pasti penyebabnya tapi ada peningkatan suhu dalam ruangan yang menyebabkan luka bakar," ujar Anies di RSAL Mintohardjo, Senin (14/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Begitu sampai sana sudah tidak boleh masuk. Informasinya jenazah dibawa ke RS Polri Kramat Jati," katanya.
Anies mengaku merasa kehilangan sosok Sulistya. Sebelumnya, korban yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI itu sempat mengikuti sidang dan pamit untuk menjalani treatment tersebut. "Tadi saat sidang katanya Pak Sulistya sempat pamit untuk treatment ini. Memang ini treatment rutin saja untuk kebugaran," tuturnya.
Sulistya, kata Anies, dikenal berdedikasi penuh pada dunia pendidikan. Bahkan Sulistya juhga sempat memberikan pesan terakhir untuk menjadikan Indonesia menjadi lebih baik. "Ini adalah musibah. Semoga ada orang-orang baik lagi seperti Pak Sulistya di masa mendatang," ucapnya.